Tips for Smart Travelling in Europe (Bagian 2/3)

travel-document

Setelah urusan reservasi, itinerary dan Visa selesai, maka anda sudah bisa untuk memulai trip Eropa. Tapi perlu dicatat, meskipun dianggap sebagai kawasan yang paling well developed dan relatif aman, tingkat pencurian/pencopetan dan penipuan (scaming) di kota2 besar di Eropa seperti Paris dan Barcelona cukup tinggi. Berikut tips2 agar traveling di Eropa tetap nyaman dan aman.

 

Simpan dokumen pribadi ditempat yang aman

Pastikan semua dokumen-dokumen pribadi, seperti; passport beserta visa, residence permit (kalau ada), ID Card, Student Card (Beberapa Negara di Eropa memberikan discount khusus bahkan gratis (cth; Yunani) untuk tiket masuk museum/objek wisata bagi pelajar), Kartu Nama atau Catatan Alamat hotel/penginapan,  telah lengkap dan disimpan dalam tempat yang aman. Tempat penyimpanan juga tidak harus mahal, yang penting gampang dibawa dan tidak terlalu mencolok. Sebaiknya juga bisa dimasukkan kedalam jaket atau saku celana.

Pisahkan tas berisi dokumen-dokumen penting (Passport, kartu ATM, ID card dan Student Card) dengan dompet cash harian. Sebaiknya juga dihindari membawa cash dalam jumlah besar (diatas 1.000 Euro/USD/Pound). Gunakanlah kartu kredit, atau bisa juga dengan melakukan penarikan uang di ATM setempat dengan menggunakan ATM Bank Indonesia disana (tentu ada charge dan kurs, tapi masih lebih aman ketimbang membawa-bawa cash diatas 1.000 Euro/USD kemana-mana). Untuk laki-laki, sebaiknya dompet berisi uang kontan ditaruh di kantong celana bagian depan. Sedangkan untuk ibu-ibu, sebaiknya dompet dimasukkan kedalam tas, bukan dompet yang dipegang atau dikepit.

Hindari juga membawa tas terlalu banyak, apalagi sampai ala-ala membawa tas-tas kecil mencolok khusus ini itu. Meskipun terbilang aman, tapi Pick Pocket aka Pencopet di Kota-kota wisata utama Eropa (seperti Paris, Barcelona dan Istanbul) sangat tinggi.

 

Pilih satu kota yang akan jadi starting point kamu selama di Eropa.

Bagi yang tidak bermukim di Eropa, tentu city hoping di Eropa akan jadi permasalahan sendiri apabila kita harus membawa tas ransel atau koper besar kemana-mana. Belum lagi kalau selama trip di Eropa, anda merencakan akan mengunjungi beberapa kota dan menggunakan pesawat low cost carrier seperti Ryan Air atau Wizz Air yang sangat membatasi jumlah bagasi. Untuk menghindari membawa tentengan koper besar dan kena biaya kebihan bagasi, sebaiknya anda memilih satu kota yang menjadi starting point atau hub selama trip anda di Eropa.

Kota ini biasanya menjadi kota tujuan pertama begitu menjejakkan kaki di Benua Biru. Lebih baik lagi jika memiliki kenalan, teman atau saudara dikota tersebut. Disamping kenalan/saudara tersebut bisa menjadi pemberi referensi untuk pengajuan visa, anda bisa menitipkan bagasi besar disana. Sehingga kita bisa bus or train hoping kenegara-negara Eropa lainnya dengan bawaaan seperlunya saja. Hampir semua bis-bis di Eropa mengenakan aturan  ketat tentang bagasi bebas, baik dari segi berat, maupun volume. Jadi, kalau memang harus membawa semua bawaan, pastikan abda sudah memesan ekstra bagasi terlebih dahulu. Untuk hal ini, jangan lupa bawa timbangan bagasi portable ya.

Alternatif lain, anda juga bisa menggunakan deposit box yang ada di stasiun-stasiun kereta atau bandara. Khusus di Belanda, kamu bisa menemukan safety box berbagai ukuran di stasiun kereta utamanya dan di Bandara Schipol.

 

Siapkan pouch/tabung air minum panas dan dingin.

Ada baiknya kitamemiliki pouch air dingin dan termos air panas ukuran 300 – 500 ml pada saat traveling di Eropa. Meskipun air keran di hampir semua Negara Eropa bisa diminum, tapi meminum langsung dari keran sangat tidak higienis dan tidak elegan. Oleh karena itu,isilah pouch tersebut dengan air dari hotel/penginapan serta air panas sebelum memulai perjalanan. Disamping lebih higienis, juga bisa menghemat 3-5 euro untuk segelas kopi dengan menyeduh kopi sendiri kan. Atau… disaat kelaparan dan tidak menemukan makanan yang sesuai, anda bisa menyeduh mie instant dan menyelamatkan beberapa Euro melayang dari dompet;).

 

Makanan Halal di Eropa? Ini tipsnya

makanan-halal

Bagi umat Muslim, mencari makanan halal di Eropa adalah tantangan sendiri. Restoran terindikasi halal sebenarnya cukup banyak di kota-kota besar Utama Eropa, seperti Paris, Den Haag, Brussel atau Berlin. Tapi  akan berbeda cerita begitu kamu nyungsep dikota kecil di pelosok Slovakia, atau nyasar di kota Pelabuhan Kroasia seperti Zadar atau Split. Yang paling utama, anda sendiri harus menentukan standar kehalalan makanan yang akan dimakan. Tidak ada restoran atau tempat makan yang betul-betul 100% halal di Eropa dengan standar halal seperti di Indonesia atau negara-negara mayoritas muslim lainnya. Bahkan restoran arab/turki sekalipun belum tentu halal, karena disana juga tidak ada kewajiban untuk labelisasi halal seperti di Indonesia dan Malaysia. Kalau saya pribadi, apabila di kota yang saya kunjungi saya tidak menemukan restoran yang dikelola Muslim, maka pilihan pertama akan jatuh pada restoran vegetarian , kemudian restoran Seafood, dan yang terakhir adalah restoran ABB (Asal Bukan Babi).

Masih tentang makanan, apabila kamu memang tidak yakin dengan kehalalan makanan, ada baiknya kamu membawa makanan yang dimasak sendiri (rata-rata hostel atau penginapan di Eropa menyediakan pantry/dapur untuk memasak).

 

Jangan Malas Baca Papan Petunjuk dan Tanya Petugas.

Tidak seperti di Indonesia yang apa-apa gampang didapat, di Eropa, khususnya Eropa Barat, semua harus diurus oleh wisatawan sendiri. Meskipun begitu, banyak terdapat papan petunjuk dengan tampilan dan bahasa yang informatif. Kecuali di Paris, dengan bahasa inggris yang pas-pasan pun kamu bisa bertanya kepada petugas dan mereka akan membantu memberikan informasi (catet ya… hanya informasi, you have to do the rest with your own).

Tips Traveling Murah dan Nyaman di Eropa (Bagian 1)

Tips Traveling Murah dan Nyaman di Eropa (Bagian 3)

Iklan
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: