Get deeper into Flores; Bajawa, Eksotisme Kopi dan Sopi

bena1

Desa Adat Bena

Bagi para pencinta kopi, kota Bajawa memiliki arti tersendiri. Dari daerah inilah dihasilkan salah satu jenis kopi arabika terbaik didunia, yaitu Kopi Flores Bajawa. Kopi Bajawa memiliki citarasa yang kuat dan aroma yang harum. Ditanam diketinggian 1300 mdpl dengan kontur tanah vulkanis yang kering memberikan karakter tersendiri bagi biji kopi Bajawa.

Diperlukan waktu 3 sampai 4 jam perjalanan mobil dari Ruteng untuk mencapai pusat kota Bajawa. Pilihlah perjalanan pada pagi atau siang hari agar bisa menikmati pemandangan hutan tropis kering khas Flores disepanjang jalan. Hutan, Bukit, Jurang dan sesekali birunya laut selatan Flores akan menyapa selama perjalanan. Kondisi jalanan pun bisa dikatakan cukup bagus sehingga 4 jam perjalanan perjalanan akan terasa cepat.

Sebelum memasuki kota Bajawa, dari ketinggian dataran tinggi Ruteng, kita turun terlebih dahulu ke kota Aimere. Aimere adalah sebuah desa nelayan yang cantik dengan teluk-teluk dan pantai-pantai yang indah. Menariknya pantai di Aimere adalah karena berupa teluk dengan gunung lancip disisi  salah satu ujungnya. Gunung yang menjulan tinggi tersebut bernama Gunung Ine Rie. Tidak hanya itu, ada satu lagi keunikan yang dicari para pelancong ketika melewati Aimere, yaitu Sopi.

Sopi adalah minuman hasil fermentasi air Lontar dengan dua tingkat kadar alkhohol. Sopi berasal dari bahasa Belanda, Zoopje, yang berarti alcohol cair (www.menujutimur.com). Proses pembuatan Sopi dilakukan sebanyak dua tahap  pengolahan. Pada proses pertama, kadar alcohol Sopi yang dihasilkan setara dengan kadar Anggur (Wine). Sedangkan setelah proses memasak kedua, Sopi yang dihasilkan memiliki kadar alcohol yang lebih tinggi dan masyarakat sekitar menyebutnya dengan julukan BM (Bakar Menyala).

Disamping terkenal dengan Sopi, Aimere juga terkenal sebagai tempat persinggahan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bajawa dari Ruteng, atau sebaliknya. Sebaiknya makan dan istirahat yang cukup selama di Aimere, karena setelah meninggalkan kota teluk ini, anda akan melewati tanjakan yang berliku-liku dengan jumlah belokan yang sangat banyak, sehingga dikenal dengan kelokan seribu. Jalur ini adalah jalur yang paling ditakuti oleh pengguna jalan utama di Flores. Jadi, persiapkan diri dan perut anda sebelum melewati rute ini.

Setelah melewati kelok seribu, sejuk dan tenang nya kota Bajawa akan menyapa anda. Sama seperti Ruteng, Bajawa adalah kota pegunungan dan merupakan ibukota dari Kabupaten Ngada. Meskipun memiliki populasi hanya 44.000 ribu jiwa, tapi Bajawa memiliki Bandara sendiri yang memiliki penerbangan rutin menuju Kupang.

Disamping kopi dan sopi, di Kabupaten Ngada juga bisa dijumpai salah satu perkampungan tradisional Flores yang masih terjaga keasriannya, yaitu Kampung Bena. Waktu tempuh dari Kota Bajawa ke Kampung Bena tidak terlalu lama, sekitar 20 menitberkendaraan dengan kondisi jalan relatif bagus. Kampung ini terdiri dari 40 rumah yang saling mengelilingi. Badan kampung tumbuh memanjang dari utara ke selatan. Pintu masuk kampong hanya dari utara, sementara ujung lain di bagian selatan sudah merupakan puncak sekaligus tepi tebing terjal. Dahulunya, penduduk kampung ini merupakan pemuja Dewa Gunung yang bersemayam di Gunung Ine Rie yang tegak jelas di sebelah selatan kampung ini. Diantara keunikan lainnya adalah system kekerabatan dikampung ini yang menggunakan sistem garis keturunan Ibu (Matriarchat). Kampung ini juga pernah diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1995 (www.id.wikipedia.org).

Get Deeper into Flores; Pulau Bunga di Nusa Tenggara

Iklan
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: