Farewell Trip with Dragon Year in Dragon City, Singkawang

Akhir tahun 2012, ketika kebanyakan masyarakat Jakarta memilih Bali, Bandung, Singapore dan kota-kota hitz lainnya, saya dan beberapa kawan memilih merayakan tahun baru di sebuah kota kecil di Kalimantan Barat, Singkawang. Sebuah pilihan yang agak aneh dan diluar kelaziman, tapi sebagai hipster travelling dan ala-ala trend maker, kami mencoba menggali sisi-sisi unik dari Singkarang.

Kenapa Singkawan?

Kalau biasanya pecinan beradadi pinggiran sungai atau pelabuhan dan pusat-pusat perdagangan, Singkawang malah menghadirkan pesona yang lain. Kota yang didominasi etnis tiong hoa ini berada di pedalaman Kalimantan, meskipun tidak terlalu jauh dari laut, namun Singkawang sendiri berada di tengah-tengah perbukitan Kalimantan Barat. Dan rata-rata mata pencaharian penduduk adalah dengan bertani/agraris. Sangat-sangat berbeda dengan kebanyakan penduduk keturunan Tiong Hoa laionnya di Indonesia atau di perantauan lain.

Secara wilayah adat, Singkawang berada di bawah wilayah kesultanan Melayu Sambas. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya masjid megah ditengah kota Singkawang yang merupakan symbol kebudayaan Melayu Islam. Tepat didepan masjid, berdiri sebuah klenteng yang menjadi symbol kebudayaan Sino – Konfusius. Sebuah perpaduan dan lambang kerukunan yang unik di Singkawang.

 

Singkawang memang memendam sejuta pesona potensi pariwisata yang lengkap. Mulai dari pesona pantai-pantai di ceruk-ceruk bukit, kota yang penuh dengan sentuhan budaya konfusius dan melayu, penduduk yang ramah, makanan yang unik, dan hutan alam di perbukitan Singkawang yang masih hijau. Namun memang, sangat-sangat minim sentuhan. Kalaupun ada sentuhan, belum tertata apik dan professional, masih terkesan asal jadi.

Namun begitu, Singkawang adalah salah satu permata pariwisata yang wajib di poles dan dijaga oleh kita bersama selaku anak bangsa Indonesia.Image

Categories: Uncategorized | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: