Ngapain Aja di Sawahlunto…??

  1. Bersepeda Unto di Sawahlunto. Setelah cek in di hotel Ombilin, anda bisa mengelilingi kota ini dengan sepeda Unta yang sengaja dipinjamkan secara gratis oleh pihak hotel untuk tamu-tamunya. Cuaca Sawahlunto tidak terlalu dingin, namun tidak terlalu panas sehingga sangat nyaman untuk bersepada. Jalanannya bersih dan terawat.
  2. Get lost by foot. Jalan kaki adalah pilihan yang sangat direkomendasikan untuk menyelami lebih jah nuansa sejarah dan historis Sawahlunto. Kota ini relative kecil dan apik. Jangan takut untuk tersesat, penduduk kota ini sangat ramah dan helpful. Jangan ragu untuk bertanya atau menyapa.
  3. Hunt the History. Sempatkan membaca penjelasan ditiap-tia gedung tua. Hampir seluruh situs-situs bersejarah di Sawahlunto diberi papan penjelasan kapan berdiri dan manfaat gedung tersebut.
  4. Museum Batubara. Pemerintah kota Sawahlunto mengabadikan sejarah batubara di kota ini dengan membangun museum batubara yang merupakan satu-satunya museum batubara di Indonesia. Meskipun koleksinya tidak terlau banyak, namun museum batubara ini bisa memperkaya khasanah pengetahuan anda tentang sejarah panjng batubara di Sawahlunto dan Indonesia pada umumnya.
  5. Melihat “Baro” di Lubang Mbah Suro.Kenapa lubang yang lokasinya masih di komplek Museum Batubara ini bernama lubang tambang Mbah Suro. Ternyata mbah Suro adalah seorang mandor sekaligus paranormal yang disewa oleh Belanda untuk mengatur orng-orang rantai yang bekerja mengambil batubara di dalam lubang tambang tersebut. Orang rantai adalah tahanan criminal dan politik dari seluruh hindia belanda yang dikirim dan dihukum kerja paksa di sawahlunto. Disebut orang rantai karena di kaki mereka di beri rantai. Anda bisa bayangkan bagaimana rasanya menggali batubara diperut bumi dengan kaki di rantai??
  6. Museum Gudang ransum. Tak berapa jauh dari museum barubara dan lubang mbah Suro, terdapat Museum Gudang Ransum. Museum ini dulunya adalah komplek rumah buruh dan dapur umum untuk membuat makan/ransum bagi buruh-buruh tambang. Untuk memasak nasi dan membuat makanan bagi ribuan buruh tambang, belanda kemudian membangun senuah steam uap dengan bahan bakar batu bara. Dimuseum ini anda akan serasa melayang ke era awal abad 19. Banyak foto-foto maupun dandang serta peralatan memasak yang ukurannya super jumbo. Dibelakang gedung ransum ini juga terdapat dua buah mesin steam uap untuk memasak. Juga dipajang beberapa batu nisan orang Rantai. Berbeda dengan batu nisan yang biasanya bertuliskan nama, pada batu nisan orang rantai hanya ditulis nomor yang ditato tubuhnya.
  7. Museum Kereta Api Sawahlunto. Dengan semakin tingginya permintaan batubara di Eropa dan dibukanya pelabuhan Emma Haven (sekarang bernama Pelabuhan Teluk Bayur), pemerintah HindiaBelanda kemudian membangunjalur kereta api dari Sawahlunto sampai ke Teluk Bayur. Rel kereta ini membentang menghubungkan kota-kota utama di Sumatra Westchust (demikian sebutan bagi Sumatera Barat oleh pihak Hindia Belanda.Karena jalurnya melewati dataran tinggi minangkabau yang terjal, Belanda memndatangkan lokomotif uap khusu buatan Jerman yang saat ini hanya ada dua didunia, yang pertama digunakan sebagai kereta api wisata di Swiss, dan satu lagiberada di Muesum Kereta Api Sawahlunto. Orang Minang menyebut lokomotif ini dengan sebutan ‘Mak Itam”, atau paman berbadan hitam. Museum ini adalah museum kereta api pertama di Indonesia. Saat ini, setiap hari liburm, pemerintah Sumatera Barat telah mengoperasikan jalur kereta wisata dari Padang Panjang menuju sawahlunto, jalur ini bisa dikatakans ebagai jalur terindah didunia, karena melewati hutan tropis dan air terjun lembah anai, perkampungan minang di padang panjang, terasering sawah dan menyisiri pinggan Guynung Merapi, melewati tepian danau Singkarak, dan berakhir dikota antic sawahlunto.
  8. Sengsara membawa Nikmat di Danau Kandi. Danau ini sebenarnya adalah bencana yang berbuah berkah. Danau ini duunya merupakan areal penambangan batu bara tambang tersebuka. Karena kelalaian, tanggul pembatas antara lubang tambang dengan sungai Batang Lunto jebol dan menenggalamkan puluhan pekerja tambang di lokai tersebut. Sat ini, danau ini kemudian dijadikan areal rekreasi air di Sawahlunto. Berbagai atraksi olah raga air bisa ditemukan disini. Masih diareal danau, pemerintah Sawahlunto membangun sebuah kebun binatang tematik. Berbeda dengan kebun binatang Bukittinggi dimana binatang hanya seperti pajangan, di sawahlunto pengelolaannya lebih atraktif. Pengunjung dapat menaiki Gajah dan Unta mengelilingi danau…amazing kan? Bisa-bisa Bukittinggi kalah nih.
  9. Get the local Taste. Meskipun lebih banyak menjual nuansa era Kolonial, namun Sawahlunto kelilingi desa-desa tradisional yang masih kuat memegang adat dna budaya, trmasuk kuliner. Sebelum memasuki Sawahlunto, singgahlah di desa Siliungkang. Disamping terkenal dengan tenunan Silungkang yang merotifindah dan kualitas nomor satu, di desa cantik yang diapit bukit ini, terkenal dengan Sup Daging sapinya yang lazissss. Kemudian, tak jauh dari Silungkang, kearah Sawahlunto, tepatnya di desa Muaro Kalaban terdapaty sebuah rumah makantradisional yang menyajikan menu khas yakni, Dendeng Batokok. Berbeda dengan dendeng di ranah minang yang umunya di jemur kering kemudian digoreng, dendeng batokok disini dimasak dengan diasapkan, kemudian di tokok (ditumbuk) sampai pipih dan kemudian di celupkan kedalam minyak kelapa panas. Rasanya gurih dan manis.
  10. Next…Skylift di langit Sawahlunto. Pemerintah kota ini tidak tanggung-tanggung memanjakan wisatawan yang datang kekota ini. Setelahberhasil menyulap sawahlunto menjadi “Little Europe on Sumatra”, pemerintah Sawahlunto pada penghujung 2009 akan membangun Skylift yang kabarnya akan menjadi Skylift terpanjang nomor 2 di Asia Tenggara setelah Skylift di Genting Highland Malaysia. Dari Skylift, akan terlihat cantiknya kota Sawahlunto yang dibelah oleh Batang Lunto.
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Ngapain Aja di Sawahlunto…??

  1. irfan

    tanggal 11-13 juni Kami akan mengunjungi BukitTinggi dan sawah Lunto…thx buat penjeasannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: