Overland at New Zealand

Fly me to the Moon

Actually, that was my first time going overseas…

Mengurus pasport, visa dan lain-lain di Indonesia, ternyata belum tersentuh teknologi..hihih. Bayangin aja, nomor antrian elektronik yang sudah barang primitif di Bank-bank masih belum dipakai disana. Jadi, saya harus rela antri untuk di foto dan wawancara tanpa ada kepastian yang jelas kapan kira-kria akan dipanggil.

YA sudahlah, syukurlah saya kerja di Kantor pemerintah, jadi ga sampai dipecat gara-gara kabur 2 hari ngurus pasport di kantor imigrasi.

Setelah penerbangan lebih kurang 8 jam dari Jakarta-Sydney, 2 jam dari Sydney – Melbourne, dan 4 jam dari MElbourne – Auckland, akhirnya sampai juga dinegeri Europe of the SOUTH ini. New Zealand alias Selandia Baru. Banyak orang tidak terlalu mengenal negara ini, dimana persis posisinya. Sebagian ada yang bilang kalau New Zealand (NZ) dekat dengan australia atau bahkan lebih konyol ada yang mengatakan bahwa NZ adalah bagian dari Australia (Ketahuan Ga pernah masuk kelas Geografi ya…hehe)

NZ adalah negara berdaulat sendiri dan berada beberapa ratus mil jauhnya dari lepas pantai tenggara Australia. Meskipun sama-sama negara persemakmuran Inggris, tapi NZ memiliki kultur dan karakter yang berbeda dengan Aussie. Negitu juag dengan bentangan alamnya yang lebih bergelombang dan hawanya lebih sejuk.

Begitu mendarat di Bandara Auckland, kesan pertama yang saya dapatkan adalah orang NZ (atau dikenal juga dengan “The Kiwi”), lebih ramah dan “humble’ dari Aussie. MEreka begitu murah senyum dan sopan. Mungkin karena asal-usul nenek moyangnya juga berbeda kelasnya. The Kiwi berasal dari petani-petani di Inggris yang mengembangkan usahanya di daerah Baru, sedangkan orang Aussie, sehingga keramahannya menyerupai keramahan penduduk desa di pedalaman Eropa dan PErancis sana (duh..kayak yang pernah ke Eropa aja nih..hehe)

Auckland adalah kota pelabuhan dan pusat bisnis NZ. Meskipun kota Pelabuhan, tapi jangan bayangkan riwuh seperti Tanjugn Priok atau Tanjung pErak, tapi pelabuhan di teluk-teluk alaminya yang tertata rapi dan hawa yang sejuk membuat suasana kota Aucklad lebih mirip taman rekreasi air besar. Sekilas kota Auckland mirip Hongkong. Kalau di Indonesia, hmmm…mirip-mirip kota Padang, Jayapura atau Ambonlah, meskipun tapi minus gedung pencakat langit dan sky towernya tang tinggi menjulang ( 380 m).

Hari pertama disini, saya cuma bisa menikmati sepuas-puasnya kerapian dan keindahan kota ini. Bunga yang tertata rapi di jalan-jalan utama, rumah-rumah penduduk yang sederhana namun bersih, penduduknya yang cantik dan ganteng tapi murah senyum, pokok e..RANCAK BANAAAA..!!!

Kebetulan pada saat itu NZ sedang musim panas, jadi kami beruntung bisa menikmati matahari lebih lama, yakni dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam. Pada hari pertama, kami makan malam di seuah restoran Sea Food di Pelabuhan Marina Auckland. Suasa malam lebih indah, karena gadis dan bujangnya pada keluar. Mirip ajang fashion show gratis meliat cewek bule berleher jenjang dan kaki panjang serta berseliweran dengan pakaian modis. (Soalnya, di Bali biasanya Bule cuma pake kaos kutang dan celana pendek plus sendal jepit..heheh)

Makan malam pun datang…seonggok hidangan laut terhidang di depan mata. Kelihatannya lezatttt banget. Karena lapar, kami mulai melahapnya. Dan disinilah masalah pertama kami temui di NZ , dihari pertama…!!!

Makanan Bule (khususnya NZ) ternyata ANYEP, ga ada rasanya. Dan parahnya, dari rombongan tidak ada yang membawa saos sambel biar ada pedes-pedesnya. Apalagi lidah padang saya yang belum bisa BHRASA makan kalau belum keringetan karena pedas. Akhirnya rombongan kami menghabiskan 3 botol tobasco sauce, hehehe.

Malamnya, kami menginap di Sky Tower hotel (hihi..karena dibayarin kantor nih, kalau duit kantong sendiri ..biar kata puasa penuh juga uang gaji ga bakal bisa bayar kamar hotelnya🙂 So, my first day in NZ is totally amazing…Gimana dengan hari kedua. Rencananya kami bakal terbang ke Wellington untuk kemudian overland dari Wellington ke Auckland. Haahhh…whatever, yang penting pasti perjalanannya exciting banget…ga sabar nunggu besok euy..(bersambung)

Categories: vacation | Tags: , | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Overland at New Zealand

  1. muhamad erfan

    terimakasih atas infonya bos….saya juga punya rencana jalan2 kesana. tapi aku mau kerja nyari duit..he…he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: