Enjoy Nusa Penida (cast away Bali)

Kalau kamu pernah ke Bali dan mampir ke Pantai Sanur, pasti akan melihat siluet pulau Aneh yang ada diseberang lautan sana. Buat yang malas belajar geografi dan jarang buka peta, bakal dengan sok taunya menyebut kalau itu Pulau Lombok. HAlooo…Lombok itu masih 4 jam naik kapal laut dari Bali, jadi ga bakal terlihat segitu gedenya, hehehe

Kali ini, aku dapat tugas menjaga stand pameran kantor selama acara UNFCCC yang digelar di Nusa Dua bulan Desember 2007 silam. PAda awalnya aku agak enggan menerima tugas ini, karena aku akan terdampar di Pulau kering kerontang ini selama satu minggu. Gak ada restoran padang, ngga ada Mall, yang ada cuma pasar tradisional dan anak-anak Babi yang bebas berkeliaraan di jalan-jalan kampungnya. Hiii…

Biar ga bosan-bosan amat, aku “menugaskan” temen-temen se Genk ku di kantor untuk sama-sama menjaga stand pameran di Nusa Penida. Alhasil, aku berhasil ‘menjerat” beberapa rekan kerja yang dengan terpaksa harus ikut ke Nusa Penida, sukurin…hehehe

View dari Nusa Penida
Jejak Petualang

Jejak Petualang

View dari Nusa Penida

Sebenarnya Nusa Penida ngga garing-garing amat. Sekilas pulau ini indah juga kok, pasirnya putih meskipun tidak landai dan lebar. Dari pantai langsung dihadang perbukitan karang yang terjal dan kering. Untungnya lokasi pameran tepat berada di dermaga sehingga ga terlalu membosankan.

Seperti biasa, aku ga akan menceritakan apa dan bagaimana pekerjaanku di Pulau ini. Yang pasti, perjalanan kali ini ke Nusa Penida seru banget.

Kami nginap di salah satu penginapan yang ada di tengah ibu kota kecamatan Nusa Penida. Aku lupa nama hotelnya, tapi hotel ini lebih mirip kos-kosan ketimbang hotel. Biar ga terlalu bete, kami menamakan hotel ini dengan nama Hotel Hyatt, hehehe…

Hawa Nusa Penida sangat panas, bahkan seharian ga kemana-mana, cuma nongkrong di penginapan pun muak sudah dijamin bakal berminyak dan bergaram kena uap air laut. Udah gitu, mau mandi atau kumur-kumur ga enak juga secara airnya sedikit asin.

Malamnya kami makan di Cafe Rahmat (sebenarnya ini cuma warung makan jawa yang dimiliki oleh Ibu Rahmat). Pilihan ga banyak karena susah mencari makanan halal di pulau ini, sesekali kami pernah makan sate kambing di pasar pada malam hari, yang ada makan malam menjadi horor karena anjing liar berkeliaraan dan sesekali lenggang kangkung di bawah meja, najis kelas kakap bo’ kalau…ribet kan kalau kena jilat, harus cuci pake tanah segala.

Sebenarnya banyak spot menarik di Nusa Penida. Yang paling jadi andalan adalah dermaga Nusa Penida yang cuma ditunggui satu kapal roro. Yang unik dari dermaga ini adalah airnya yang bening banget, sampai-sampai aku bisa melihat ikan kembung berenang di bawah dek kapal. Dermaga ini tambah seru kalau malam hari. Bisa nongkrong di dermaga, atau di batu-batu pelindung ombak yang menjorok kelaut.

Disini juga ada pentai Penida yang jauhhh banget. Untuk ke pantai ini harus off road dulu, naik turun bukit karang, sekitar satu jam. Tapi pantainya emang keren banget. Pantai ini berupa teluk kecil dengan pasir putih. Didepan pantainya ada pulau mungil yang menghalangi ombak besar menghantam pantai ini. Kami sampai di Pantai Penida jam 4 sore, hujan rintik-rintik. Tadinya mau berenang, tapi urung begitu melihat gelombang laut selat toyapakeh (selat yang memisahkan Nusa Penida dengan Nusa Ceningan…tau gak?? Kalau ga tau… Buka Peta Pulau Bali!!) sedang besar dan tinggi. So, akhirnya saya dan teman-teman cuma foto-foto di pinggir pantai.

Yang unik di Nusa Penida adalah lapangan Kincir angin yang ada di puncak pulau ini, namanya Puncak Mundi. Angin disini pada bulan-bulan tertentu bertiup kencang, sehingga pemerintah dan PLN membangun kincir angin untuk menghasulkan listrik. Pada saat kesana, sudah ada 9 kincir angin yang berdiri menantang angin. Keren, yah…beda-beda tipis lah sama di Belanda, hahahaha.

Pemandangan dari atas puncak Mundi bagus juga, sepintas mirip danau Toba di Sumatera Utara. Pemandangan Selat Badung dan Pulau Bali yang dipenuhi gunung-gunung.

Jam serasa lambat di Nusa Penida, berbeda dengan Bali yang hampir tidak ada sudutnya yang lepas dari sentuhan turisme. Nusa Penida ibarat Pulau Bali yang terdampar dan terasing. Kering dan keras, berbeda dengan pulau Bali yang Hijau dan Subur. Yah, seminggu di Nusa Penida, lumayan puas..puas banget. Sayang, niat mancing dan snorkeling ga kesampaian. May be someday..I wish.

Categories: vacation | 18 Komentar

Navigasi pos

18 thoughts on “Enjoy Nusa Penida (cast away Bali)

  1. Mbok poto poto mu keren keren.. abisss.. ELo pake kamera jenis apa?? Apa elo permak dulu ya..:)

  2. botsosani

    Hehehe…tengkyu mbokk…aku pake kamera NIkon D200, yah…edit-edit sedikit di PS, warna dan lain-lainnya. Tks 4 comment ya mbokk

  3. NUsa Penida..???? Hampir 2 tahun lebih saya di pulau nan gersang itu… betul yang saudara bilang di Nusa saya menyebutnya, anjing bagai ayam saking banyaknya… hehehehhe… saya pernah Susah Senang, Sedih gembira di pulau itu.. Jauh2 dari Indramayu kerja jadi kuli di Pembangunan Dermaga Nusa penida sampai naik pangkat Menjadi Asisten Safety Officer di PT. PP… tumpukan Batu pemecah Ombak Saya dan kawan2 yang membuatnya.. Darah kami, Keringat Kami ada Dibatu itu… Nusa Penida Apa Kabarmu saat ini… ?????

  4. botsosani

    Great Job mas, tempat hang out favorit saya selama seminggu di Nusa Penida adalah dermaga, hehehe. Salam kenal dan thx udah comment

  5. brew

    Mas… kira-kira prospek bisnis apa yang cocok di Nusa Penida. Soalnya kawan saya usaha rumput laut disana sukses banget…. thanks

  6. botsosani

    Hmmm…Rumput laut bagus banget, apalagi sekarang udah ada kapal roro jadi ongkos angkutnya lebih murah, usaha penginapan, resort, atau operator selam juga bagus coz di N Penida banyak dive spot dan dekat dengan Nusa Lembongan yg banyak turisnya. Mumpung tanahnya masih murah loh. Kendala utama di pulau ini adalah air minum, karena air tanahnya cuma ada di dekat pantai, itupun rasanya payau.

  7. chui

    gila…ftonya keren abeesss

  8. LYA

    HaY………..
    JP siarAn KalIan TUh BAGUs BanGet
    OyA KApan Nhe MaEn kE CiLeGoN
    dIsIni Juga BaNYak aNAK2 hIKiNG KeCIL
    alIAs PeLajAR
    cOnTOHNyA LyA
    Lya JuGA oRganISAsi pEcIntA aLam SenDirI
    nAMAnYa PAsS 17 cIlEgOn
    yAng ArTInYA
    pEcInTa ALaM sIsWa SmK yP 17CiLeGoN
    mAeN dOnK kEsInI
    SaLam yAh BuAT iDoLa LyA
    rIyAnNi DjANGkAru’
    aKu BolEh MiNtA nO HpnYa g?
    tAPi kAyAKnYa Ga BoLeH yAh

  9. andreas

    Mungkin suatu saat nanti aku akan pergi kesana.
    apabila Tuhan Berkehendak pasti dikabulkan.

    Fotonya bagus.

    Thx,
    Andreas

  10. cty

    askum, mbak medina kamil..
    bumi kalimantan barat menunggumu dalam jejak-jejak selanjutnya

  11. cty

    jejak petualang mau dong jadi host nya

  12. botsosani

    Medina Kamil??? Ga salah mbak…hehehehe, tapi saya juga suka acara jejak petualang kok, thx 4 comment

  13. ferdinand(mapala_amik mbp medan)

    lam lestari….!

    ka medina maen2 napa k’medan(sumatera utara)coal_a d’sini banyak loch tempat2 untuk berjejak petualang.
    jangan lupa ya ka…?
    buat ka medina best of the best dech……..

    lestari……!

  14. I LOVE NUSA PENIDA………………..by TERUNA BUYUK

  15. hebat………..
    lihat blok kecil saya ya mas…..

  16. jhon

    keren abisss

  17. dewa

    maksi dh prnah main k nusa n rasakan hdup d pulauQ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: