Manado, si Seksi di Utara Mutu Manikam (Part I)

Liburan sambil Dinas ke Manado, 19-23 September 2005

“Kalau ke Manado, jangan lupa nikmatin tiga B ya, Bubur Manado, Bunaken dan Boulevard…Kalau beruntung kamu bisa dapet dua B lagi..(apa hayoo..gw ngga mau nerusin ah…rada porno soalnya..heheh)

Beruntung sekali, baru dua bulan kerja di Denpasar, aku sudah dapet tugas ke salah satu kota tercantik di Indonesia, Manado. Siapa sih yang tidak ingin ke Manado, temen-temen sekantor semuanya pada ngiri dan sirik..kecuali yang dapet tugas ke Padang (kalo itu gw yang sirik…scr kan gw bisa sekalian mudik klo ke padang.

Perbangan dari Denpasar ke Manado sangat menyenangkan. Dari Ngurah Rai, rombongan menaiki pewasat Garuda Indonesia (psstt..itu pertama kali gw naik garuda..hehe) dan terbang melintasi sisi timur pulau Bali dan bertolak kearah utara menuju transit pertama kami, bandara Hasanudin Makasar.

Tak berapa lama di Makasar, tapi gw sempat window shopping di beberapa toko souvenir  yang berjejer rapi di lobi bandara di sana. Beberapa ukiran khas Toraja dan Peci Bugis telah menarik perhatian gw. Tapi ga sempat belanja scr baru mulai nawar pesawat udah mau berangkat lagi ke Manado. So..Garuda, fly to Manado…

Beberapa menit sebelum landing, gw puas-puasin menikmati view kota ini dari udara. Jejeran pohon nyiur sudah menyambut kami. Bandara Sam Ratulangi ternyata berada diatas perbukitan. Unik juga, karena rata-rata bandara biasanya berada dekat laut seperti bandara Ngurah Rai dan Bandara Minangkabau di Padang. Suasa asri dan segar menyambut kami begitu menginjakkan kaki di bumi Minahasa.

Dipintu keluar,kami sudah disambut Om Piet (sebenarnya gw lupa namanya si Om, tapi pake nama Piet aja, biar Manadonya berasa..hehehe) yang siap mengantar kami menuju hotel dengan Kijang Innova type Vnya. Awalnya sempat ga yakin kalau mobil ini bisa menampung kami plus barang bawaan kami. Tapi..ternyata  delapan orang plus tas ransel kami bis abablas masuk kedalam mobil. Emang, Kijang tiada duanya.

Kalau dari jalan kota Manado terlihat biasa. Sekilas mirip kota Bandar Lampung. Kota diata sbukit yang ada di pinggir lait. Sedikit berantakan sih, tapi karena hamparan biru laut di teluk Manado yang sesekali mengintip, jadi ketutup deh kekacauan kotanya. Dari bandara sampai ke hotel gue sengaja ga mau tidur walopun AC mobil nya OM piet sangat menggoda iman untuk tidur, secara nyaman banget..:). Gimana mau tidur, kaki-kaki panjang cewek manado sudah menggoda mata..hihihih.

Gw udah 5 tahun di Bandung yang katanya Paris panJava, yang cewek-ceweknya terancam cakep semua. Tapi gadis Manado punya appeal yang berbeda, mata ma leher gw sampe pegel noleh kanan kiri ga rela peandangan indah berlalu begitu saja di depan mata.

Lucky me…gw nginap disalah satu hotel (damn..lagi-lagi gw lupa nama hotelnya) yang kebetulan tempat nginapnya kontestan Nyong Nona Sulawesi Utara. Kebayang dong, cewek-cewek tercakep se antero Minahasa berseliweran di depan mata gw…sakit leherrrrr…hahahahaha.

Malam sebelum tugas di Manado, saya menyempatkan diri menikmati tongkrongan murah meriah anak muda di kota Manado, Boulevard di Jl Kapten Tandean. Tepatnya ini adalag komplek pertokoan yang didiran persis di bibir teluk Manado. Miri-mirip dengan pantai Losari di Makasar. Seru juga,ternyata anak muda Manado pinter dandan dan suaranya oke punya semua. Gw sempat menikmati suara band lokal yang lagi manggung di Boulevard waktu itu.

Dua hari berikutnya adalah saat-saat yang ga perlu gw ceritain, nothing special but work and job. So, I skipped it, and we just go straight to other traveling journey….BUNAKEN, I AM COMING!!!! (bersambung ya …)

Categories: vacation | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: